
Ini mungkin akhir episode dinamika internal PKB selama ini. Setelah sekian lama "berkonflik", akhirnya yang memutuskan Mahkamah Agung, yaitu "Kepengurusan Kembali ke Hasil Muktamar Semarang". Mungkin ini bagian dari solusi, dan merupakan "win-win solution", karena Gus Dur dan Cak Imin tetap dalam satu paket sebagai nahkoda PKB. Dan ini merupakan harapan saya, dan bahkan harapan jutaan kader PKB.
Dengan menyatunya duet Gus Dur-Cak Imin maka kekuatan yang selama ini terpencar menyatu kembali, bahkan bisa jadi lebih besar lagi. Gus Dur telah berhasil mengkonsolidasikan kekuatan Kyai Kampung dan pendukung-pendukung baru, sedangkan Cak Imin telah mampu meyakinkan PBNU bahwa PKB adalah Mata Rantai Politik NU. dan NU siap mendukung sepenuhnya untuk kebesaran PKB.
Dukungan-dukungan yang mengalir baik ke Gus Dur maupun cak imin ini, seharusnya menjadi modal PKB menghadapi PEMILU 2009. Dengan bertambahnya jumlah PARPOL dan partai2 lain sudah lama melakukan konsolidasi, mau tidak mau kader PKB harus bekerja ekstra mengejar ketertinggalan untuk meraih kembali simpati rakyat. Mulai sekarang, STOP kubu-kubuan, dan Kembali Bergandengan Tangan, Satukan Kekuatan untuk Kemenangan Politik Nahdhiyin.
Jumat, 18 Juli 2008
BACK TO SEMARANG
Kamis, 17 Juli 2008
CALEG DPRD KOTA BOGOR DARI PKB

Hari kedua setelah dibuka pendaftaran caleg dprd kota bogor dari ipb, sudah banyak yang mendaftar. Baik dari kalangan internal pengurus maupun dari profesional. Dan formulir juga diantarkan ke ketua syuriah NU Kota Bogor KH Yusuf Syafei untuk diberikan kepada kader NU. Dan Pak Kyai sangat menerima baik dan antusian untuk memenagkan PKB dalam PEMILU 2009, apalagi saat ini, dalam PILKOT NU dan PKB sama-sama mendukung Pak Dody Rosady.
Dari kalangan profesional udah ada yang mengambil formulir, yaitu dari konsultan kehutanan, aktivis LSM dan seorang GM hunian terkenal di Kota Bogor. Mudah-mudahan dengan banyaknya yang mendaftarkan diri ini menambah keoptimisan teman pengurus PKB Kota Bogor untuk meraih minimal 5 Kursi Legislatif DPRD KOta Bogor.
Rabu, 16 Juli 2008
PKB KOTA BOGOR MEMBUKA PENDAFTARAN CALEG

Mulai hari ini, PKB Kota Bogor telah membuka kesempatan bagi warga bogor untuk mendaftarkan diri menjadi caleg anggota DPRD Kota Bogor periode 2009-2014 dari PKB. Alokasi caleg yang ditetapkan PKB adalah minimal 30% perempuan dan ada juga perwakilan dari penyandang cacat. Sedangkan komposisi yang disiapkan adalah 70% dari kader PKB & NU, dan 30% dari kelompok profesional, aktivis LSM, tokoh pendidikan, pengusaha dan simpatisan lainnya.
PKB kota bogor juga akan menerapkan aturan internal para caleg yaitu siapa yang mendapatkan suara terbanyak, maka celeg tersebut yang berhak terlebih dahulu menduduki kursi anggota legislatif. Ini diupayakan agar masing-masing caleg mempunyai kesempatan yang sama dan berjuang semaksimal mungkin. Dengan demikian, raihan suara PKB diyakini akan terdongkrak. Namun yang pasti, caleg2 yang akan ditampilkan yang telah lulus uji publik dan kompetensi dasar sebagai calon anggota dewan.
Senin, 14 Juli 2008
PKB KOTA BOGOR MENGUSUNG DODY ROSADY CALON WALIKOTA BOGOR
Setelah melewati beberapa tahap, dari survey internal, penjaringan lewat Musyawarah Kebangkitan, Rapat Pleno DPC, dan konsultasi ke DPW dan DPP akhirnya DPC PKB Kota Bogor mengeluarkan SK dukungan dan pengusungan kepada sdr H Dody Rosady, M.Eng sebagai calon walikota bogor 2009-2014.
Secara resmi dukungan ini diberikan, minggu, 13 Juli 2008, bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Pak Dody Rosady. Jadinya acara dukungan ini merupakan kado istimewa buat pak Dody..
Kenapa PKB dukung Dody Rosady?
Ini karena beberapa alasan.. yang paling utama dukunga ini merupakan desakan kader pkb dari tingkat ranting pada saat MUSKIT untuk memlilh Dody Rosady, alasan mereka karena Dody Rosady mempunyai kesamaan visi dan misi dan ideologi yang sama dengan teman2 PKB.. Jadi pilihan ke Pak Dody diharapkan nilai-nilai ahlussunnah wal jama'ah, yang salah satu cirinya adalah mempertahankan tradisi yang baik, akan tetap tumbuh di Kota Bogor. Yang pasti dengan Dody Rosady diharapkan "BERUBAH" menuju Kebangkitan & Kedamaian Kota Bogor
Minggu, 06 Juli 2008
AKhir Pekan Minggu Pertama Juli 2008

Sudah tiga hari ini kondisi saya kurang fit.. mungkin karena kecapaian kerjaan2 kemarin yang banyak menyita waktu, pikiran dan tenaga, bahkan sampai larut malam terus. Ini juga ditambah dengan kepuyengan saya, karena termin I proyek yang ditunggu-tunggu ternyata belum masuk rekening juga, jadinya cashflow sangat terganggu. Terlebih lagi, seharusnya dana untuk kerjaan yang INFEDS dari Depdagri sudah masuk, namun ketika aku cek kemarin, ternyata dananya ketolak.. ternyata dana di rekening udah kosong, akhirnya statusnya dorman, terpaksa aku setor baru lagi untuk mengaktifkan lagi.. yach.. maklum aja ya.. he..he..
Tadi malam (minggu), aku dapat undangan untuk menghadiri pertemuan di dua tempat hari ini dan nanti malam. Pertama pertemuan di Bandung, sosialisasi caretaker versi cak imin yang diketuai Mas Helmy Faishal, dan satu salagi undangan ke Purwakarta, acara ngumpul2 ketua DPC PKB se Jawa Barat. Tapi apa daya, kondisi fisik saya yang tidak memungkinkan, akhirnya aku putuskan tidak hadir semuanya.. karena sampai sekarang badanku masih lemas, bahkan tadi pagi aku paksakan ngantar keluarga ke kolam renang tapi aku tidak bisa turun ke kolam renang..
Yach.. begitulah cerita akhir mingguku kali ini...
saya hanya berdoa semoga aku cepat fit kembali, problem di partaiku cepat berakhir dan bisnisku lancar kembali.




